Senin, 22 Mei 2017

5 Kesalahan Branding di Media Sosial yang Bisa Melumpuhkan Bisnismu


Branding dalam suatu produk memegang peranan yang sangat penting terhadap pembentukannya di masa depan. Salah satu cara branding yang bisa langsung bersentuhan dengan konsumen saat ini adalah melalui media sosial dimana saat ini media sosial sendiri sudah memegang peranan penting dalam mengembangkan branding.



Seperti yang Anda ketahui bahwa media sosial juga sudah menjadi wadah yang paling efektif untuk melakukan branding sebuah produk di era digital seperti sekarang. Tidak heran jika kepopuleran media sosial semakin meningkat menjadi tempat mengembangkan bisnis dan bukan hanya menjadi tempat entertaining semata.

Buat Anda yang sedang atau akan menekuni dunia bisnis online tentu akan sangat menguntungkan jika dapat memanfaatkan keberadaan media sosial untuk branding produkmu. Namun, kamu juga perlu melakukannya dengan benar agar tidak terjadi kesalahan yang dapat berakibat fatal. Perhatikan 5 kesalahan branding di bawah ini yang justru dapat melumpuhkan bisnismu.

Tidak Konsisten Dalam Mengelola Akun

Dalam melakukan sebuah branding, terlebih dulu persiapkan desain dan tagline yang menarik sehingga mudah diingat oleh para konsumen. Gunakan desain dan tagline tersebut secara konsisten di tiap postingan pada akun bisnismu untuk memperkenalkan produk. Hingga saat ini, Anda pasti masih melihat banyak pebisnis online yang mengalami kegagalan karena kurang konsisten dalam menggunakan branding di berbagai akun media sosialnya. Bila perlu, kamu dapat membuat konsep bulanan dan jadwal rutin untuk tiap posting di akun bisnismu.


Terlalu Sering Mempromosikan Brand

Dalam melakukan promosi branding di media sosial, sebaiknya kamu memahami seberapa besar porsi yang harus dilakukan. Jika kalian melakukan promosi brand secara terus menerus justru akan membuat konsumen merasa bosan dan tidak tertarik. Coba tampilkan konten yang informatif dan komunikatif yang dapat memancing ketertarikan pengguna media sosial.

Kurang Berinteraksi

Kadang kala kamu terlalu malas untuk membalas komentar dari para konsumen, padahal hal ini merupakan bagian dari tugas seorang pebisnis untuk tetap berkomunikasi dengan mereka. Apapun komentar tersebut, entah bersifat positif maupun negatif, kalian tetap harus menanggapinya dengan baik dan sopan.

Terlampau Fokus Pada Penjualan

Tidak dapat dipungkiri bahwa tujuan akhir sebuah branding adalah penjualan. Namun ada baiknya jika fokus akhir dari brand produkmu tidak hanya sebatas pada penjualan saja. Bisa dibayangkan jika kamu hanya melakukan penjualan tanpa menampilkan konten lainnya, tentu hal ini akan menimbulkan perasaan yang tidak nyaman. Ada baiknya selain melakukan penjualan kamu dapat menyelipkan konten-konten yang menarik pada akun bisnismu.

Menganggap Semua Platform Sosial Media Sama

Terakhir, dilansir situs jasa company profile, kesalahan dalam branding lainnya yang bisa melumpuhkan bisnismu adalah dengan menganggap semua platform media sosial sama. Ada banyak platform media sosial yang bisa dimanfaatkan dan kamu harus bersikap cermat dalam memilih media sosial mana yang bisa membantumu melakukan branding dengan maksimal. Setiap platform media sosial memiliki aturan penggunaan yang berbeda. Salah satu contohnya adalah Twitter yang memiliki batasan tweet dengan sebanyak 140 karakter. Batasan ini menuntutmu untuk dapat membuat kata-kata singkat namun tetap mudah dipahami.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar