Jumat, 26 Mei 2017

Bisnis Gagal – Apa Saja Penyebabnya?


Ketika memulai sebuah bisnis, satu hal yang perlu Anda pertimbangkan adalah; kegagalan. Tanpa kita sadari, hal yang satu ini akan terus membayang-bayangi Anda, terlebih saat bisnis baru didirikan. Tapi bila sejak awal Anda sudah mengetahui penyebab umum kegagalan dalam bisnis, kemungkinan Anda kurang beresiko mengalaminya.



Satu pertanyaan, kenapa bisnis bisa mengalami kegagalan?

Dilansir situs jasa company profile, para ahli mengemukakan pendapat mereka tentang apa yang perlu dan tidak perlu dilakukan pemilik bisnis untuk menjaga bisnis mereka tetap bertahan. Berikut ini beberapa penyebab kegagalan bisnis yang mungkin perlu Anda ketahui.

Memulai bisnis dengan tujuan yang tidak pasti

Apakah alasan utama Anda memulai bisnis sendiri adalah untuk memperoleh uang? Menurut Anda, bila Anda memiliki bisnis sendiri, Anda jadi punya banyak waktu untuk keluarga? Atau Anda tidak ingin menjawab semua pertanyaan ini? Bila demikian, Anda perlu berpikir lagi.

Sebaliknya, bila Anda memulai bisnis untuk alasan-alasan di atas,  Anda akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berhasil jika Anda memiliki passion dan kecintaan terhadap apa yang Anda lakukan dan merasa sangat yakin, berdasakan penelitian dan investigasi, kalau produk dan layanan Anda akan memenuhi kebutuhan di pasarnya.

Manajemen yang buruk

Banyak kegagalan bisnis berakar pada manajeman yang buruk. Para pemilik bisnis yang masih baru sering kali kurang memiliki keahlian dan manajemen bisnis di bidang seperti keuangan, penjualan, produksi, dan perekrutan dan pengaturan pegawai. Kecuali mereka menyadari langkah keliru yang ditempuh dan mencari bantuan, pemilik bisnis bisa segera berhadapan dengan ancaman kegagalan. Mereka juga harus memiliki kewaspadaan terhadap penipuan dan melakukan tindakan untuk menghindarinya.

Mengabaikan bisnis juga bisa mengakibatkan kegagalan. Harus ada studi reguler, pengorganisasian, perencanaan, dan kontrol terhadap semua aktivitas operasi bisnis. Ini juga mencakup penelitian market dan data pelanggan, yang menjadi area yang sering diabaikan ketika bisnis telah mulai berjalan.

Kurang perencanaan

Siapapun yang pernah mengadakan acara yang sukses tahu, bila tidak berhati-hati, memiliki perencanaan yang strategis, dan bekerja keras, keberhasilan tidak akan mengikuti. Hal yang sama bisa diterapkan demi kesuksesan dalam bisnis. Semua jenis bisnis perlu memiliki perencanaan. Banyak bisnis kecil yang gagal lantaran kelemahan fundamental pada perencanaan bisnis mereka. Perencanaan harus dibuat realistis dan berdasarkan informasi akurat dan terbaru serta proyeksi tentang masa depan.

Tidak memiliki website

Ini cukup sederhana, bila Anda memiliki sebuah bisnis berarti Anda membutuhkan website. Di negara Amerika Serikat sendiri, jumlah pengguna internet sekitar 77 persen dari populasinya, dan penjualan e-commerce mencapai $165,4 milyar di tahun 2010, terus meningkat dan diharapkan meningkat tiap tahunnya.

Setiap bisnis perlu memiliki tampilan profesional dan website yang didesain dengan baik sehingga pengguna bisa dengan mudah menggunakannya untuk mengetahui bisnis mereka dan bagaimana membangun produk dan layanan mereka sendiri. Nantinya, website menjadi cara tambahan untuk menghasilkan pendapatan, misalnya ruang untuk iklan penjualan, produk dropship, atau produk afiliasi.

Model bisnis yang tidak tepat

Dengan istilah sederhananya, pelanggan harus mau membayar produk atau layanan Anda dengan harga yang cukup tinggi untuk mendukung bisnis tetap berjalan. Model bisnis Anda harus memecahkan masalah pelanggan. Konsep dan model bisnis yang tidak teruji akan mengalami kegagalan. Anda perlu fokus pada pelanggan potensial yang ingin membayar. Ketika ini tercapai, kembangkan produk dan minta pelanggan membayarnya. Pada tahap ini, pendiri bisnis harus sangat berkomitmen dalam mengubah konsep menjadi produk berharga.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar