Kamis, 20 April 2017

4 Mitos Umum Dalam Sebuah Logo


Kebiasaan membuat Desain Logo sering kali salah di mengerti. Setiap desainer lain di luar sana mempunyai teori tersendiri tentang logo. Atau kata lainnya, semua orang mempunyai pendapat masing – masing apa yang membuat logo tampak bagus atau apa yang membuat nya tampak buruk.



Banyak kesalahpahaman dalam membuat desain logo yang secara langsung tidak dimengerti oleh para desainer. Kami ingatkan, logo bukan hanya sebuah hiasan semata, namun juga sebagai identitas yang harus didesain secara sempurna agar bisa mendeskripsikan brand dengan baik.

Kali ini kami akan mencoba meng-klarifikasi beberapa mitos umum tentang sebuah logo yang berkembang di masyarakat saat ini.

1. Logo Mencerminkan Bidang Sebuah Perusahaan

Dilansir situs jasa company profile, kerja utama Logo adalah untuk menyampaikan bahwa sebuah perusahaan dan membantu membedakan dari perusahaan lainnya. Logo Apple, facebook, nike dan coca-cola tidak berbicara mengenai perusahaan mereka, tapi perusahaan itu sendiri yang berbicara. Logo hanyalah identitas sebuah perusahaan. Tidak menumbuhkan penjualan, tidak juga mengurangi nya. Jadi, buang jauh – jauh dari pikiran mu bahwa “Logo Mencerminkan Bidang Sebuah Perusahaan”


2. Logo Harus Memiliki Simbol

Banyak Logo perusahaan yang tidak memasukan simbol di logo nya. Dan jika kita membandingkan mana yang lebih populer (bersimbol atau tidak), maka jawabannya adalah sama. Simbol membuat logo mudah di ingat, benar! Tapi membuat Tata Huruf yang kreatif juga memberikan efek dan tujuan yang sama.

3. Logo Harus Memiliki Elemen Perusahaan

Ambil contoh logo ‘Real Estate’, Anda akan sadar, banyak dari mereka memiliki pohon, atau rumah bahkan terkadang sebuah gunung di logo mereka. Ok, mari kita coba cara yang berbeda. Jangan hanya melihat dari elemen dasar nya donk! Kami tidak melarang kalo anda harus membuat nya dari elemen dasar, tapi anda bisa melanggar aturan itu dan mempersembahkan dengan cara yang berbeda.

4. Logo Harus Timeless

Perusahaan besar seperti Pepsi dan vodafone punya cukup uang untuk mempekerjakan desainer dan meminta mereka untuk membuat desain logo yang tanpa batas waktu, tapi mereka tidak melakukannya. Tren desain sendiri berubah seiring waktu, dan seiring itu pula, logo harus di desain ulang. Perusahaan lain yang kerap mengubah logo nya secara berkala adalah Coca – cola, Volkswagen, Xerox, IBM, Shell, etc. So, jangan tertekan mengenai Logo harus timeless. Tenang saja dan buatlah sesuatu yang bisa mendobrak tren logo saat ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar