Rabu, 29 Maret 2017

Detail Tentang Klien Yang Harus Anda Ketahui


Bertemu dengan klien baru adalah momen yang paling menyenangkan sekaligus sangat menegangkan bagi seorang desainer grafis. Beberapa dari Anda mungkin sudah pernah bertemu klien yang susah diajak bernegosiasi, terlalu banyak mengatur, kurang paham tentang dunia desain, mengacuhkan saran Anda, hingga yang suka menunda pembayaran.



Apakah Anda merasa trauma akibat kejadian diatas? Jangan malah menutup diri Anda pada klien baru, sebaliknya, hal ini harus menjadi pelajaran agar kesalahan yang sama tidak terulang. Kuncinya adalah saling memahami karakter masing-masing.

Berikut beberapa hal mendetail yang harus Anda temukan jawabannya sebelum sepakat memulai sebuah proyek dengan klien baru.


Bisnis Mereka 

Dilansi situs desain grafis Skystar Digital, sebelum mengikrarkan diri untuk bekerja dengan klien, cari tahu lika-liku dari bisnis yang mereka jalani. Usahakan mengetahui lebih jauh tentang klien Anda agar jerih payah Anda bisa membantu mereka meraih kesuksesan. Inilah beberapa detail yang harus Anda temukan jawabannya, mulai dari siapa saja customer mereka, sudah lama bisnisnya dijalankan dan memiliki visi misi yang jelas.

Kebutuhan Mereka

Terkadang, klien masih ragu tentang kebutuhan desainnya sendiri. Gara-gara situasi seperti ini, kesalahpahaman antara Anda dan klien bisa terjadi. Cara terampuh untuk menyelesaikan masalah ini adalah dengan membuat 'kontrak' yang disetujui bersama. Pertanyaan seperti Apakah mereka mencari seorang desainer spesialis atau desainer serba bisa? atau Apakah mereka membutuhkan desainer dengan kemampuan yang berbeda dengan Anda? harus Anda jawab agar bisnis dan kerjasama bisa berjalan dengan lancar.

Ekspektasi Mereka

Pasti ada beberapa alasan yang melatarbelakangi mengapa Anda terpilih sebagai rekan kerja klien Anda, salah satunya adalah ekspektasi mereka pada Anda. Hal ini mengacu pada kemampuan Anda yang sudah menarik mereka, jadi usahakan jangan mempermainkan ekspektasi mereka. Menjawab pertanyaan seperti Apakah mereka sedang membuka peluang kolaborasi untuk jangka pendek atau hanya sementara? atau Maukah mereka membayar lebih untuk saran, opini, dan keahlian yang Anda miliki? harus bisa dijawab.

Kepribadian Mereka

Tak peduli setinggi apa tingkat profesionalitas seseorang, kepribadian mereka tetap menjadi tolok ukur bagi orang lain sebagai penilaian pribadi yang baik. Jika Anda setuju dengan hal ini, ada baiknya melakukan investigasi serupa tentang karakter klien Anda. Pastikan Anda nyaman dengan klien Anda selama mengerjakan proyeknya, daripada Anda harus makan hati sepanjang proses pengerjaan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar