Senin, 23 Januari 2017

Mau Mendapatkan Client? Yuk, Desainer Grafis Ikuti Trik-Trik Ini!



Dalam menjalani profesi desain grafis, client adalah penentu berjalan atau tidaknya profesi tersebut. Karena, jika dilihat secara nyata, kehadiran client akan menentukan sampai sejauh mana profesi desain grafis itu bisa bertahan di tengah persaingan dengan profesi lainnya.

Menemukan seorang klien itu merupakan hal utama dalam bisnis ataupun jasa desain company profile. Meskipun desain grafis menjadi bisnis hi-tech, hal penting yang harus anda ketahui nyatanya berapa banyak responden menilai pendekatan low-tech adalah cara yang terbaik untuk mendapatkan klien.

Memang, word-of-mouth mungkin modus promosi tertua namun kenyataannya cara ini sangat efektif dibanding cara lain. Word-of-mouth sendiri adalah mengenalkan profesi Anda melalui mulut ke mulut agar semua orang bisa tahu bahwa Anda memegang dan mengembangkan profesi desain grafis saat ini.

Selain word-of-mouth, menjadikan internet sebagai media dalam mengenalkan Anda pada client juga efektif. Cara ini, bisa dilihat oleh semua calon client siapa Anda dan bagaimana predikat desain grafis Anda dalam dunia maya sendiri.

Lebih dari itu, ini dia beberapa trik yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan client. Trik ini bisa dilakukan oleh Anda khususnya yang sedang mengembangkan profesi sebagai desainer grafis.



Membuat Website / Portfolio

Memisahkan website personal dan bisnis Ada 2 jenis website / portfolio yang dapat dibuat, yaitu personal dan bisnis. Keduanya dapat saling membantu dalam mendapatkan calon klien baru. Saat ini kami menggabungkan antara web personal serta bisnis jagodesain.com , namun alangkah baiknya jika mampu rekan-rekan dapat memisahkan kedua jenis website ini. Adapun web personal, lebih kepada personal branding (tulisan, sharing pengalaman, otobiografi). Kedua, untuk website bisnis difokuskan kepada bisnis yang sedang rekan jalani.

Eksis Diwebsite Khusus Desain

Meningkatkan eksistensi di website khusus desain adalah langkah lainnya yang bisa menarik banyak client ke pelukan Anda. Ada beberapa website komunitas, serta portfolio online khusus desain grafis. baiknya anda sharing hasil karya di website seperti Behance, Dribble, kreavi, kaskus, pinterest. Lebih banyak lebih bagus dan lebih menaikkan presentase rekan-rekan dalam mendapatkan calon klien baru.



Sharing ke Sosial Media

Facebook, Twitter dan Instagram sudah menjadi bagian dalam peranan bisnis saat ini. Sosial media tetap berperan penting dalam mendapatkan klien baru. Dalam hal keefektivitasan socmed mana yang paling bagus? Masing-masing punya market yang berbeda satu sama lain. Umumnya di Indonesia Facebook masih menjadi primadona untuk mempublikasikan bisnis ke semua orang, namun secara market jasa desain lebih cenderung instagram yang lebih baik. Karena selain socmed ini fokus terhadap visual, kita juga membuat video lebih dari 15 detik.

Sharing Portofolio Anda

Menampilkan portfolio secara dinamis dapat meningkatkan daya tarik client dalam bisnis desain grafis. Dalam poin diatas yang menyebutkan tentang jasa konsultasi atau desain gratis yang dimaksud ialah project yang tidak begitu memakan waktu lama. Keuntungan bagi desainer yaitu mereka dapat menampilkan desain-desain yang baru setiap waktunya. Dengan banyaknya bahan portfolio ini, maka secara tidak langsung calon klien akan melihat keberlangsungan bisnis anda.

Networking

Terakhir, usahakan selalu menjalin networking dengan semua orang baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Networking dan memperbanyak teman adalah pintu masuk datangnya rezeki khususnya dalam meningkatkan bisnis Anda. Seorang desainer grafis tetaplah seorang manusia yang perlu bersosialisasi dan Anda tidak boleh melupakan kodrat tersebut dimana kita membutuhkan interaksi untuk meningkatkan kinerja profesi kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar